yang dihormati bukan yang benar...
tapi yang paling pandai menyembunyikan bangkai.
Kau tahu
itu.
Karena setiap langkahmu adalah perlawanan kecil terhadap kematian jiwa.
Mereka
tersenyum...
sambil menggali kuburan harapan kita.
Mereka
berdiri di altar kuasa,
dengan tangan penuh darah yang dibungkus parfum murah.
Tapi
kau...
Kau masih berdiri.
Tanpa tepuk tangan.
Tanpa panggung.
Hanya hatimu... dan debu jalanan.
Mereka
takut padamu.
Karena hatimu belum busuk.
.jpg)
Posting Komentar